Cari Blog Ini

Sabtu, 09 November 2013

TUHAN YESUS KRISTUS Menolong Gereja-NYA


Efesus 5 : 17 — “ Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak TUHAN.”

Mengerti kehendak TUHAN adalah suatu keharusan bagi orang-orang percaya. Kita harus mendengar Firman, merenungkan dan melakukan Firman TUHAN sebab akan ada banyak penyesatan, oeh sebab itu setiap orang percaya harus mengerti kehendak TUHAN melalui Firman-NYA.

Kata sesat dalam kamus bahasa Indonesia memiliki arti salah jalan, salah langkah, menyimpang dari jalan yang benar. TUHAN YESUS berkata kepada murid-murid-NYA : celakalah orang yang mengadakan penyesatan. Lukas 17 : 1 - 6 — “ YESUS berkata kepada murid-murid-NYA : "Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini. Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia." Lalu kata rasul-rasul itu kepada TUHAN : "Tambahkanlah iman kami!" Jawab TUHAN : "Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu."

TUHAN mengingatkan supaya para murid menjaga diri mereka supaya jangan mereka menjadi penyesat. Kita juga adalah murid-murid TUHAN, TUHAN ingin kita menjaga diri kita, dan apabila ada saudara kita berbuat dosa, tegorlah dia. Berita pertama tentang akhir jaman adalah akan ada banyak penyesat, dan TUHAN ingin kita sebagai anak-anak-NYA waspada supaya tidak disesatkan. Matius 24 : 4 — “ Jawab YESUS kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!"

Penyesatan dalam bahasa aslinya mengandung arti skandal. Segala sesuatu yang jelek adalah skandal. Penyesatan adalah sebuah skandal dan sebuah dosa. Sebagai anak-anak TUHAN kita harus berpikir seperti TUHAN YESUS. Masa akhir jaman ini penyesatan dianggap hanya sebagai suatu kesalahan dan bukan dosa, namun di hadapan TUHAN penyesatan adalah sebuah dosa. YESUS KRISTUS mengasihi murid-murid-NYA dan tidak ingin murid-murid-NYA jatuh.

Amsal 14 : 12 — “ Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut."

Kita harus berjaga-jaga dan berdoa supaya kita sendiri tidak berjalan sebagai seorang penyesat. Kita juga harus berdoa dan menasehati orang yang melakukan penyesatan, juga berusaha membantu dan menasihati orang lain agar tidak jatuh dalam lobang yang sama. Orang benar juga bisa terpeleset seperti Petrus dan Daud, namun kita harus bangkit kembali.

Ada ROH KUDUS yang akan menolong dan menguatkan iman kita. Jika kita punya iman, dan jika kita mendengar perkataan TUHAN maka kita juga memiliki wewenang untuk menegur mereka yang tersesat. Dengan memandang kepada KRISTUS maka iman kita akan tumbuh. Ibrani
12 : 2 — “ Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada YESUS, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi DIA, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta ALLAH."

Janganlah kita membiarkan diri kita disesatkan terutama dalam hal kedatangan TUHAN YESUS KRISTUS yang ke 2, sebab di akhir jaman ini ada banyak orang yang telah disesatkan melalui berita kedatangan YESUS KRISTUS yang kedua. Orang bijak jika melihat bahaya maka ia akan bersembunyi, jika kita tahu ada penyesatan baiklah kita sembunyi. Janganlah kita merasa kuat sehingga kita justru masuk dalam penyesatan tersebut, sebab ketika kita merasa kuat kita sudah menjadi orang yang sombong. Kesombongan adalah awal dari kejatuhan, janganlah kita sombong sebab itulah yang akan menjatuhkan kita.

Solusi untuk mengetahui adanya penyesatan :
1. Menguji segala sesuatu Firman TUHAN berkata “ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.” (1 Tesalonika 5 : 21) “Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari ALLAH; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. (1 Yohanes 4 : 1)

Firman ALLAH adalah terang yang dapat menyingkapkan segala kejahatan,
Karenanya kita mau berpegang pada Firman ALLAH, dengan Firman ALLAH kita menguji segala sesuatu. Firman ALLAH adalah jawaban dari TUHAN. Jika kita menghadapi permasalahan datanglah pada TUHAN, baca Firman sebab di dalamnya ada jawaban, janganlah kita mencari solusi dari manusia sebab itu tidak akan menolong kita...

2. Menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan TUHAN ingin kita hidup berkenan dihadapan-NYA dan menjauhi segala kejahatan, TUHAN menginginkan kita menjadi orang Kristen yang berkualitas dan tidak sembarangan. Baiklah kita hidup seturut kehendak TUHAN dan menggunakan Firman TUHAN sebagai tonggak pengukur. Jika kita mencintai TUHAN maka kita juga akan mencintai Firman-NYA dan ROH KUDUS akan memenuhi kehidupan kita. 1 Korintus 12 : 9 — “ Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain IA memberikan karunia untuk menyembuhkan." ROH KUDUS-lah yang akan menolong dan memampukan kita sehingga kita dapat hidup seturut dengan kehendak ALLAH dan tidak akan tersesatkan, AMIN.


TUHAN YESUS Memberkati

Kamis, 07 November 2013

Compassion officer of Capernaum


Matthew 8:6 - "Lord , my servant is lying at home paralyzed and in terrible anguish . "
When there are people who come asking for help , how pedulikah us ? Fewer and fewer people are willing to lend a hand to help others . Never mind the strangers , people were reluctant to be helped close . A thousand and one reasons can be adduced . There were immediately suspicious , there is a feeling of inadequacy, some are straight people have the heart to evict a plea for help because they feel disturbed . Even to share a little time to listen to the complaints of someone else already feels like a waste of time .
Energy assistance is the same , it feels heavy sweating for others . There are neighbors who want to move ? Lock the door and pretend not at home so do not have to come bother . We were not surprised anymore when people can bear to see such force against his own brother . If the close is so , do not expect people who are not known to get a little help . In short , a sense of compassion had been reduced , even among believers who actually do not have the right to turn a blind eye because of the love of Christ that flows should make a heart filled with compassion .
If yesterday we 've seen the figure of soldiers adherence , today I want to highlight the other side of the story of the centurion of Capernaum the Lord Jesus . Why would he come all the way over to the Lord Jesus ? The reason is clearly written in the Bible . "Lord , my servant is lying at home paralyzed and in terrible anguish . " Matthew 8 : 6
Officers went to Capernaum the Lord Jesus not because he himself is sick , but he is driven by a sense of compassion for the suffering servant is lying paralyzed due to illness . If you look at his position as host , of course he could have dismissed the servants and slaves looking for a new, more healthy . Is not his position as the host has the right to make it ? But the Roman centurion did not do that . He just rushed in the middle of his living as a soldier to go to meet the Lord Jesus .
Note , though when he showed compassion alone is already quite good , it does not stop there . He chose to do something , he chose to do some action . Encounter with Jesus Christ brings real results with miraculous healing on slave descent . More than that , the officers also managed to make the Lord Jesus marveled at the faith who believe that Jesus Christ could heal only through words alone without the need to go see the servant .
Matthew 8 : 9-10 - " For I am a man under authority, with soldiers under me . If I said to one of the soldiers : Go ! , Then he goes , and to another one : Come , 'and he comes , -and to my servant, Do this,' and he does it . " When Jesus heard it, he marveled, and said to those who follow hIM : " I tell you the truth of this faith I have not encountered in anyone in Israel . " attitude of compassion followed by an action by a Roman centurion 's very good for us make an example . his heart was filled with compassion turns . And more importantly , her loving heart is accompanied by a real act .
In Proverbs , Solomon said : " Who is insulting his neighbor sins , but blessed are those who have mercy on those who suffer . " Proverbs 14 : 21
Remember that the Lord will take into account all the compassion that we show to our neighbors , no matter how small . Jesus Christ himself said : " ... I say to you , inasmuch as you did it to one of my brothers and KU the least of these , you did it to Me. " Matthew 25 : 40
Additionally , as the disciples of Jesus Christ , we must not imitate or adopt the attitude of His heart ? The Lord Jesus has shown how careful His attitude directly during His ministry on earth . Repeated many times in so many occasions LORD JESUS ​​showed tenderness of compassion at the sight of human suffering , for example, in Matthew 9:36 , 14:14, 15:32, 18:27, 20:24 and so on .
That's the Gospel of Matthew . You will find many more in the other Gospels . If the Lord Jesus be so , who are we to feel they have the right not to empathize and sympathize with others?
How can we bear to close my eyes and mind to share a bit of what we 've got to relieve the suffering of others ?
What we often encounter precisely the opposite manner to what the centurion of Capernaum . It would be very easy for us to find a boss / employer betindak rude , abusive and degrading subordinates , those who refuse to help even have the heart to laugh at the suffering of others .
Instead we will be hard to find people driven by compassion and downs helping people in need . Therefore, it is what is indicated by the officers of Capernaum This should remind us to have compassion regardless of position , status , or level of confidence / other social strata .
Therefore , the Lord would not have put the compassion that is so great to us sinners ? " For I will be merciful to their iniquities, and no longer remember their sins . " Hebrews 8 : 12
In addition , help each other also means that we fulfill the law of Christ . Galatians 6 : 2 - " Bertolong - tolonganlah bear one another's burdens And so fulfill the law of Christ . "
As God loves us , let us also love our neighbors , without exception , whoever they are , not just stop the self-pity but go on with a real action .
What can you do today ? Who can you help ? How can you help them ? Alirkanlah love of Christ through your compassion for others .
Christ have mercy which does not stop in compassion but also with real deeds , AMIN .

Bless the LORD JESUS ​​.

Belas Kasih Perwira dari Kapernaum



Matius 8:6 — “ Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.”

Ketika ada orang yang datang memohon bantuan, seberapa pedulikah kita ? Semakin lama semakin sedikit orang yang mau mengulurkan tangan membantu sesama. Jangankan orang yang tidak dikenal, orang yang dekat pun enggan ditolong. Seribu satu macam alasan bisa dikemukakan. Ada yang langsung curiga, ada yang merasa tidak mampu, ada pula yang tega dengan mengusir langsung orang yang memohon bantuan karena merasa terganggu. Bahkan untuk membagi sedikit waktu untuk mendengarkan keluh kesah seseorang pun sudah terasa seperti buang waktu.

Bantuan tenaga pun sama saja, berat rasanya berkeringat untuk orang lain. Ada tetangga yang mau pindah ? Kunci pintu dan pura-pura tidak di rumah supaya tidak harus ikut repot. Kita pun tidak terkejut lagi ketika melihat orang bisa tega berlaku demikian terhadap saudara sendiri. Kalau terhadap yang dekat sudah begitu, jangan harap orang yang tidak dikenal bisa mendapat sedikit bantuan. Singkatnya, rasa belas kasih sudah semakin menipis, termasuk di kalangan orang-orang percaya yang sebenarnya tidak punya hak untuk menutup mata karena kasih KRISTUS yang mengalir seharusnya membuat hati penuh dengan belas kasih.

Jika kemarin kita sudah melihat sosok ketaatan prajurit, hari ini saya ingin menyorot sisi lain dari kisah perwira Kapernaum yang menghadap TUHAN YESUS. Mengapa ia mau jauh-jauh datang menghampiri TUHAN YESUS ? Alasannya ditulis jelas di dalam Alkitab. "Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita." Matius 8 : 6

Perwira Kapernaum itu mendatangi TUHAN YESUS bukan karena ia sendiri yang sakit, tetapi ia digerakkan oleh rasa belas kasih atas penderitaan hambanya yang sedang terbaring akibat sakit lumpuh. Jika melihat posisinya sebagai tuan, tentu ia bisa saja memecat sang hamba dan mencari hamba baru yang lebih sehat. Bukankah posisinya sebagai tuan membuatnya punya hak untuk itu ? Tetapi sang perwira Roma tidak melakukan itu. Ia justru bergegas ditengah-tengah menjalani tugasnya sebagai tentara untuk pergi menemui TUHAN YESUS.

Perhatikan, meski apabila ia menunjukkan rasa kasihan saja sebenarnya sudah cukup baik, ia tidak berhenti sampai disitu saja. Dia memilih untuk berbuat sesuatu, he chose to do some action. Perjumpaannya dengan YESUS KRISTUS membawa hasil nyata dengan turunnya mukjizat kesembuhan atas hambanya. Lebih dari itu, sang perwira pun berhasil membuat TUHAN YESUS kagum akan imannya yang percaya bahwa YESUS KRISTUS sanggup menyembuhkan hanya lewat perkataan saja tanpa perlu pergi menemui si hamba.

Matius 8 : 9 - 10 — “ Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya." Setelah YESUS mendengar hal itu, heranlah IA dan berkata kepada mereka yang mengikuti-NYA : "AKU berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah AKU jumpai pada seorang pun di antara orang Israel." Sikap belas kasih yang diikuti oleh sebuah tindakan nyata oleh perwira Roma ini sangat baik untuk kita jadikan teladan. Hatinya ternyata penuh dengan belas kasih. Dan yang lebih penting lagi, hati penuh kasihnya disertai dengan sebuah perbuatan nyata.

Dalam Amsal, Salomo berkata: "Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita." Amsal 14 : 21

Ingatlah bahwa TUHAN akan memperhitungkan segala belas kasih yang kita tunjukkan kepada sesama kita, tak peduli sekecil apapun. YESUS KRISTUS sendiri berkata: "... AKU berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-KU yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk AKU." Matius 25 : 40

Selain itu, sebagai murid YESUS KRISTUS, bukankah kita harus meneladani atau mencontoh sikap hati-NYA ? TUHAN YESUS sudah menunjukkan bagaimana sikap hati-NYA secara langsung selama masa pelayanan-NYA di muka bumi ini. Berulang kali dalam begitu banyak kesempatan TUHAN YESUS menunjukkan kelembutan hati yang penuh belas kasih setiap kali melihat penderitaan manusia, misalnya dalam Matius 9:36, 14:14, 15:32, 18:27, 20:24 dan sebagainya.

Itu baru Injil Matius. Anda akan menemukan banyak lagi dalam Injil lainnya. Kalau TUHAN YESUS saja begitu, siapa kita yang berani merasa punya hak untuk tidak berempati dan bersimpati kepada orang lain ?

Bagaimana kita bisa tega menutup mata dan keberatan membagi sedikit dari apa yang kita punya untuk meringankan penderitaan sesama ?

Apa yang sering kita temui justru sikap yang bertolak belakang dengan apa yang dilakukan sang perwira dari Kapernaum. Akan sangat mudah bagi kita untuk menemukan atasan/majikan yang betindak kasar, semena-mena dan merendahkan bawahannya, orang-orang yang menolak menolong bahkan tega tertawa di atas penderitaan orang lain.

Sebaliknya kita akan sulit menemukan orang-orang yang digerakkan oleh belas kasih dan turun membantu orang yang membutuhkan. Oleh sebab itu maka apa yang ditunjukkan oleh perwira dari Kapernaum ini hendaknya mengingatkan kita agar memiliki rasa belas kasih tanpa memandang jabatan, status, kepercayaan atau tingkatan/strata sosial lainnya.

Sebab, bukankah TUHAN saja menaruh rasa belas kasih yang begitu besar kepada kita orang berdosa ? "Sebab AKU akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka." Ibrani 8 : 12

Selain itu, saling tolong menolong pun berarti kita memenuhi hukum KRISTUS. Galatia 6 : 2 — “ Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum KRISTUS."

Sebagaimana TUHAN mengasihi kita, marilah kita juga mengasihi sesama kita, tanpa terkecuali, siapapun mereka, bukan hanya berhenti pada rasa kasihan tetapi lanjutkanlah dengan sebuah tindakan nyata.

What can you do today ? Who can you help ? How can you help them ? Alirkanlah kasih KRISTUS lewat belas kasih anda terhadap sesama.

Miliki belas kasih KRISTUS yang tidak berhenti hanya pada rasa kasihan tetapi juga disertai perbuatan nyata, AMIN.


TUHAN YESUS Memberkati.

• Obey Like a Good Soldier


Matthew 8 : 9 - " For I am a man under authority, with soldiers under me . If I said to one of the soldiers : Go ! , Then he goes , and to another one : Come , 'and he comes , -and to my servant, ' Do this, 'and he comes , -and to my servant, ' Do this, 'and he do it . "
What criteria a good soldier ? Perform the best and are willing to sacrifice their lives for their country and the people, which is certainly a good criterion . Not violated the law , discipline , protect and nurture citizens , it is also a major requirement . If you are a movie buff , then you might think that a good soldier who adl tokoh2 like you who watch , dare to die , undefeated in battle , brave , and smart strategizing know war , weapons & jenis2 great master in fighting barehanded , and continued to fight despite the hurt . That, too, could be indicative of a warrior prowess .
But there is one more thing that may often escape our criteria , especially if we are not soldiers , namely obedience . Whether or not a soldier / warrior can be seen from their obedience to the orders / instructions commander. They should obediently follow the appropriate chain of command superiors . If ordered to go forward they must be prepared , if told they had to do it backwards . Did not protest , did not argue , do not disobey . Such was the good soldier who . Good soldiers obey orders / commands .
The extent to which a soldier to obey his commander command will show their quality . If soldiers acted arbitrarily with only follow their own will , it can carry deadly consequences derail the entire strategy that has been designed previously . Christian life should also refer to the form of obedience soldiers like this . True , as a man could be one of the commanders in giving instructions or orders .
In the course of history there are some soldiers who praised because they choose to reject the orders of her superiors because the order was aimed evil like that happen a few times during Hitler for example . But generally beyond kasus2 ruthless leader , a soldier must obey the orders of their superiors . If man can still give orders wrong , statutes and commandments of the Lord will never go wrong . The Lord will never give an order on the destination bothersome / destroy us , but rather that none of us should perish but that we are not immune from that salvation is through JESUS ​​CHRIST HE bestowed . So we need to adopt the style of these soldiers adherence to comply with statutes and commandments of the LORD .
There is an interesting example of a Roman centurion came to the Lord Jesus to cure his servant pleaded ill in Capernaum paralytic in Matthew 8:5-13 . He said : "Lord , my servant is lying at home paralyzed and in terrible anguish . " Matthew 8:6 . Jesus agreed to heal the servant and intends to immediately go to the house of the officer . But the officer refused . " The centurion answered and said unto HIM : " LORD , I am not worthy to receive MASTER in my house , just say the word , and my servant will be healed . " Matthew 8:8 . He goes on to give the reason for disapproval , that " For I alone man under authority, having under myself soldiers. If I said to one of the soldiers : Go ! , Then he goes , and to another one : Come , 'and he comes , -and to my servant, Do this,' and he does it . " Matthew 8:9
Why he did not feel that the Lord Jesus had to go to her house in Capernaum after his servant ? The officer knew where his position . No matter however high his rank in the military , he knew that he was dealing with JESUS ​​, THE KING of kings . If the commander he had to obey , especially against Jesus . So he decided to fully obedient to Jesus . Faith know that the Lord Jesus did not have to come jauh2 meet his servant to provide a cure .
The officers believe that a word of the LORD JESUS ​​certainly able to heal his servant . And the LORD JESUS ​​HIS admiration total obedience of the faith of the centurion . " When Jesus heard it, he marveled, and said to those who followed HIM : " I tell you the truth of the faith I have not met with anyone in Israel . " Matthew 8:10 . And what happens is exactly like what is believed by the officer . Servant recover exactly what Jesus said , just like faith .
Often we demand God to deliver us from trouble but was reluctant to obey the commandments and His statutes . We mistakenly put the Lord , not as KING of kings but instead are under us . We want to keep the Lord stretched out His help when we were done arbitrarily . If God forbid , then it means that curb our freedom and enjoyment . How often do we act like snobs champion warrior , thought we could at will do everything just by our thoughts , right to rule arbitrarily and forget that God is the Lord ' boss ' that we must obey absolutely , unconditionally .
Each violation and disobedience received in time will be rewarded . ( Hebrews 2:2 ) . Even more than that , he also said that disobedience will make the wrath of God falls upon us . "He believed in CHILDREN , he will have eternal life , but whoever does not obey the CHILD , he will not see life , but the wrath of GOD be on it . " ( John 3:36 ) . That's why we are always reminded to be a devout Jehovah anak2 .
"Therefore be imitators of GOD , as dearly loved children and walk in love , as Christ also has loved us and gave himself up for us as His sacrificial and fragrant offering to GOD . " Ephesians 5 : 2Full compliance as a good soldier is a fixed price in the principles of Christian life . Did not Jesus himself had showed this form of full obedience in carrying out His redemptive work for us ? " And being found in human form he humbled himself and became obedient unto His death , even death on a cross . " Philippians 2 : 8
Full compliance with such unquestioning obedience soldier to his commander , that is supposed to be a form of obedience to God . A total surrender , absolute submission , obedience based on faith trust completely to the will of God upon us should color the life of every Christian . Under no circumstances will form like soldiers adherence to these principles is proper to us . Today let 's start sungguh2 stated commitment to obey the Lord , AMEN .

• Shannon Johnson : Pre - Mid - Post Tribulation ! ! ! Be prepared ! ! !
I want to give a boost to the spirit and the bride of Christ . Whether you are five wise virgins , nor the five foolish virgins . There 's a lot percekcok between the bride and groom , and it is not the Lord Jesus wants. It is a ruse and trap enemies . Unfortunately , the enemies plans work well in the church .
If you believe the Rapture / rapture occurs at the beginning before the tribulation prepared! ! ! If you believe the Rapture occurs in the midst of tribulation prepared! ! ! If you believe the rapture occurs after the tribulation prepared! ! ! Because Revelation 3:3 says : Remember therefore how thou hast received and heard, and hold fast, and repent ! If therefore thou shalt not watch , I will come like a thief, and thou shalt not know what hour I suddenly come to you .
What I get from the above verse is no one knows when Jesus will come ( berjaga2 Therefore if you do not , I will come like a thief ... ) . No one knows when the thief was coming , but we have to berjaga2 any time . We must keep our oil , continue berjaga2 , and continue to enter into repentance ( self-correction at any time ) in order to keep our robes clean . Thus prepared , whether you believe the rapture before , in the middle or after the tribulation period .... be prepared to argue ... For what ? There is no point . And please do not give negative comments to others . If indeed you have a good kata2 to say , then say it.
I would never say that the rapture would happen in 2013 or in 2014. I do not know when Jesus will come . But I know Jesus is coming , and soon will come someday . And Jesus will come like a thief , and therefore I want myself and my family are ready at any time . But we also have to prepare for anything that could happen , whether it be persecution , famine , war , darkness and lain2 .
We must have a mind that is open to any in any field . Maybe not easy , but we must always be ready in the Lord at all times . Therefore let us stop the debate and love one another as God has commanded us . No matter whether you 've been so long studying biblical prophecy and recently learned in a day , the Lord gives wisdom to each anak2 HIS . The Lord God will use anyone who choose to wear. Stay ready for the rapture , whether you believe the beginning , middle , or after ... still love each other as that which is required in the Bible for us to do , stay fit in sehari2 repentance , and won for the kingdom of God jiwa2 , Shalom .

Bless the LORD JESUS ​​.

• Taat Seperti Prajurit yang Baik


Matius 8 : 9 — “ Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya.”

Apa kriteria prajurit yang baik ? Melakukan yg terbaik & rela mengorbankan nyawa demi negara & bangsa itu tentu merupakan kriteria yg baik. Tidak melakukan pelanggaran hukum, disiplin, melindungi & mengayomi warga negara, itu juga merupakan syarat utama. Jika anda penggemar film, maka anda bisa saja mengira bahwa prajurit yg baik adl tokoh2 seperti yg anda tonton, berani mati, tidak terkalahkan di medan pertempuran, gagah berani, tahu & pintar menyusun strategi perang, menguasai jenis2 senjata & hebat dalam bertarung dgn tangan kosong, & terus bertempur meski sudah terluka. Itu pun bisa jadi menunjukkan kehebatan seorang prajurit.

Tapi ada satu hal lagi yg mungkin sering luput dari kriteria kita, terutama apabila kita bukan tentara, yaitu ketaatan. Baik tidaknya seorang tentara / prajurit bisa dilihat dari ketaatan mereka terhadap perintah / instruksi komandannya. Mereka harus patuh mengikuti atasan sesuai garis komando. Jika diperintahkan maju mereka harus siap, jika disuruh mundur mereka pun harus melakukannya. Tidak protes, tidak membantah, tidak membangkang. Seperti itulah prajurit yg baik. Good soldiers obey orders/commands.

Sejauh mana seorang prajurit taat pada perintah komandannya akan menunjukkan kualitas mereka. Jika prajurit bertindak seenaknya dgn hanya mengikuti kehendak sendiri, itu bisa membawa akibat fatal menggagalkan seluruh strategi yg sudah dirancang sebelumnya. Kehidupan Kekristenan juga seharusnya mengacu kepada bentuk ketaatan prajurit seperti ini. Benar, sebagai manusia bisa saja sang komandan salah dalam memberi instruksi atau perintah.

Dalam perjalanan sejarah ada beberapa prajurit yg dipuji karena mereka memilih untuk menolak perintah atasannya karena perintah itu bertujuan jahat seperti yg beberapa kali terjadi pada masa Hitler misalnya. Tetapi secara umum diluar kasus2 pemimpin kejam, seorang prajurit haruslah mentaati perintah atasannya. Jika manusia masih bisa memberi perintah yg salah, ketetapan & perintah TUHAN tidak akan pernah salah. TUHAN tidak akan pernah memberikan perintah dgn tujuan menyusahkan / menghancurkan kita, tetapi justru agar tidak satupun dari kita binasa melainkan agar kita tidak luput dari keselamatan yg sudah DIA anugerahkan lewat YESUS KRISTUS. Jadi kita perlu mengadopsi ketaatan ala prajurit ini dalam mematuhi ketetapan & perintah TUHAN.

Ada sebuah contoh menarik tentang seorang perwira Roma mendatangi TUHAN YESUS untuk memohon kesembuhan hambanya di Kapernaum yang menderita sakit lumpuh dalam Matius 8:5-13. Katanya: "Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita." Matius 8:6. YESUS pun setuju untuk menyembuhkan hamba itu dan bermaksud untuk segera ikut menuju rumah sang perwira. Tapi perwira itu menolak. "Tetapi jawab perwira itu kepada-NYA : "TUAN, aku tidak layak menerima TUAN di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh." Matius 8:8. Ia melanjutkan dengan memberi alasan penolakannya, yaitu "Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya." Matius 8:9

Mengapa ia tidak merasa bahwa TUHAN YESUS harus pergi menuju rumahnya di Kapernaum demi menyembuhkan hambanya? Si perwira tahu dimana posisinya. Tidak peduli setinggi apapun pangkatnya dalam kemiliteran, ia tahu bahwa ia sedang berhadapan dengan YESUS, RAJA di atas segala raja. Kalau terhadap komandannya ia harus taat, apalagi terhadap YESUS. Maka ia memutuskan untuk taat sepenuhnya kepada YESUS. Imannya tahu bahwa TUHAN YESUS tidak harus datang jauh2 menjumpai hambanya untuk memyembuhkan.

Sang perwira percaya bahwa sepatah kata saja dari TUHAN YESUS pasti sanggup menyembuhkan hambanya. Dan TUHAN YESUS menyatakan kekaguman-NYA akan ketaatan total yang berdasarkan iman besar sang perwira itu. "Setelah YESUS mendengar hal itu, heranlah IA dan berkata kepada mereka yang mengikuti-NYA: "AKU berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah AKU jumpai pada seorangpun di antara orang Israel." Matius 8:10. Dan yang terjadi adalah tepat seperti apa yang dipercaya oleh si perwira. Hambanya sembuh tepat seperti apa yang dikatakan YESUS, tepat seperti imannya.

Seringkali kita menuntut TUHAN untuk melepaskan kita dari kesusahan tapi enggan untuk taat terhadap perintah dan ketetapan-NYA. Kita menempatkan TUHAN secara keliru, bukan sebagai RAJA atas segala raja tapi malah berada di bawah kita. Kita mau TUHAN tetap mengulurkan pertolongan-NYA ketika kita masih berbuat seenaknya. Kalau TUHAN melarang, maka itu artinya mengekang kebebasan dan kenikmatan kita. Betapa seringnya kita bertindak seperti prajurit sok jago, mengira kita bisa sesuka hati melakukan segala sesuatu hanya berdasarkan pikiran kita, seenaknya berhak memerintah TUHAN dan lupa bahwa TUHAN adalah 'Atasan' yang harus kita taati secara mutlak, tanpa syarat.

Setiap pelanggaran dan ketidaktaatan pada saatnya akan mendapat balasan yang setimpal. (Ibrani 2:2). Bahkan lebih dari itu, dikatakan pula bahwa ketidaktaatan akan membuat murka TUHAN jatuh atas kita. "Barangsiapa percaya kepada ANAK, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada ANAK, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka ALLAH tetap ada di atasnya." (Yohanes 3:36). Karena itulah kita selalu diingatkan untuk menjadi anak2 TUHAN yang taat.

"Sebab itu jadilah penurut-penurut ALLAH, seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana KRISTUS YESUS juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-NYA untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi ALLAH." Efesus 5 : 2
Ketaatan penuh seperti prajurit yang baik merupakan harga mati dalam prinsip kehidupan kekristenan. Bukankah YESUS sendiri sudah menunjukkan bentuk ketaatan penuh ini dalam menjalankan karya penebusan-NYA untuk kita? "Dan dalam keadaan sebagai manusia, IA telah merendahkan diri-NYA dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib." Filipi 2 : 8

Ketaatan penuh tanpa banyak tanya seperti ketaatan prajurit kepada komandannya, itulah yang seharusnya menjadi bentuk ketaatan kita kepada TUHAN. Sebuah penyerahan total, penundukan diri yang mutlak, kepatuhan yang dilandasi oleh iman yang percaya sepenuhnya kepada kehendak TUHAN atas diri kita seharusnya mewarnai hidup setiap umat Kristen. Dalam keadaan apapun bentuk ketaatan layaknya prajurit seperti ini sudah selayaknya menjadi prinsip kita. Hari ini marilah kita mulai menyatakan komitmen sungguh2 untuk taat kepada TUHAN, AMIN.


• Shannon Johnson : Pre-Mid-Post Tribulation !!! Bersiaplah !!!

Saya ingin memberikan suatu semangat dan dorongan bagi para mempelai KRISTUS. Entah saudara adalah lima gadis bijak itu, ataupun lima gadis yang bodoh. Ada banyak percekcok-an di antara pada mempelai, dan ini bukanlah yang TUHAN YESUS inginkan. Ini adalah tipu muslihat dan jebakan musuh. Sayangnya, rencana musuh ini bekerja dengan baik di dalam gereja.

Jikalau saudara percaya Rapture/pengangkatan terjadi di awal sebelum tribulasi bersiaplah !!! Jikalau saudara percaya Rapture terjadi di tengah masa tribulasi bersiaplah !!! Jikalau saudara percaya Rapture terjadi setelah tribulasi bersiaplah !!! Karena Wahyu 3:3 mengatakan: Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.

Apa yang saya dapat dari ayat di atas adalah tidak ada seorang pun yang tahu kapan YESUS akan datang (Karena jikalau engkau tidak berjaga2, AKU akan datang seperti pencuri...). Tidak ada yang tahu kapan pencuri akan datang, tapi kita harus berjaga2 setiap saat. Kita harus tetap menjaga minyak kita, terus berjaga2, dan terus masuk ke dalam pertobatan (koreksi diri setiap saat) agar menjaga jubah kita tetap bersih. Maka dari itu bersiaplah, entah saudara percaya pengangkatan sebelum, di tengah atau sesudah masa tribulasi....bersiaplah...Untuk apa berdebat? Tidak ada gunanya. Dan mohon jangan memberikan komentar yang negatif kepada orang lain. Apabila memang saudara memiliki kata2 yang baik untuk diucapkan, maka katakanlah.

Saya tidak akan pernah mengatakan bahwa pengangkatan akan terjadi di tahun 2013 ataupun di tahun 2014. Saya tidak tahu kapan YESUS akan datang. Tapi saya tahu YESUS sedang datang, dan segera akan datang suatu hari nanti. Dan YESUS akan datang seperti pencuri, maka dari itu saya ingin diri saya dan keluarga saya siap setiap saat. Tapi kita juga harus bersiap terhadap apapun yang bisa saja terjadi, entah itu penganiayaan, kelaparan, perang, kegelapan dan lain2.

Kita harus memiliki pemikiran yg terbuka terhadap apapun di setiap bidang. Mungkin tidaklah mudah, tapi kita harus selalu siap di dalam TUHAN setiap saat. Maka dari itu marilah kita menghentikan perdebatan dan saling mengasihi satu sama yang lain seperti yang telah TUHAN perintahkan kepada kita. Tidak peduli apakah saudara sudah begitu lama mempelajari nubuatan alkitab maupun yang baru saja mempelajari dalam sehari, TUHAN memberikan hikmat kepada setiap anak2-NYA. TUHAN akan memakai siapapun yang TUHAN pilih untuk dipakai. Tetaplah bersiap untuk pengangkatan, baik saudara percaya diawal, tengah, atau sesudah...tetaplah mengasihi satu sama yg lain sebagaimana yg diharuskan dalam alkitab untuk kita lakukan, tetaplah masuk dalam pertobatan sehari2, dan menangkan jiwa2 untuk kerajaan TUHAN, Shalom.


TUHAN YESUS Memberkati.

Lord Jesus Christ, Savior, Answer

Romans 7 : 24-26 - " wretched man I am ! Who will deliver me from this body of death ? Thanks be to GOD ! by Jesus Christ , our Lord . So then with the mind I myself serve the law of GOD , but with the flesh the law of sin . "
Here's conclusions given the HOLY SPIRIT to Paul about the problems in his personal as followers of Christ to be distributed to the Romans at the time, and also to all of us that exist today .
This raises two questions :• Have we seen other people ( religious leaders or those we might consider to be more spiritual ) do something negative so as to make us wonder " why the servant of the Lord or Son of God could do that ? how can ya ? "• Have we ever asked ourselves personally , " I am a Christian , why is life so-so only, not adults , not up to the truth ? "
Both of these questions indicate something is wrong / problem in the Christian life . We humans are not perfect but are brought to perfection . Lord knows there will be problems of this kind so that the Holy Spirit led Paul to write this part as an effort to find a solution.
Romans 7 : 24 - Paul realized something was wrong , there was a problem . Dangerous is when people feel there is nothing wrong . Hurry before it 's too late and consciously accept that this is a problem so that the Word of God will lead and our conscience will speak .
Romans 7 is speaking of independence of Torah law . Paul knew the Torah that the Torah is holy , spiritual , well , there is no defect as the source of GOD . Law of Moses, but grace brought brought by the LORD JESUS ​​CHRIST . Torah will never disappear , but we are under JESUS ​​CHRIST penggenap the Torah .
All people are not able to perform and the Torah laws that do not will get a curse . But GOD is never wrong when it gave the Torah . GOD gave the Torah to the Israelites, so that people realize that we are nothing . Humans often feel great , full of pride when discharged because Torah law .
Paul tried to keep the law of the Torah but could not and the one thing he knows , the Torah can not give life , can not be exempt from the power of sin , the power of death , flesh . Torah can not lead us to heaven , the Torah only leads us to realize who we are , human beings are not able to do anything . We know that good , but the evil which we did and we did continue . That doing so is sin in us because there is strength in the human body flesh .
How a solution or a way out ? Romans 7 : 25 - JESUS ​​CHRIST our LORD is the answer to this problem . When we realized something was wrong, went wrong , the solution is to exclaim , call JESUS ​​, our LORD JESUS ​​asked for our help . Romans 10 : 13 - " Therefore , whosoever call upon the name of the Lord shall be saved . "
" THY kingdom is the kingdom of all ages , and government - MU remained through all the seed . Lord faithful in all His words and loving in all His deeds . The Lord is the support for all those who fall and enforcement for all who are bowed down . The eyes of all the people waiting for YOU , and YOU were giving them food on time ; ENGKAUyang open hand - MU and pleasing filling all the living . The Lord is righteous in all His ways and loving in all His deeds . The Lord is close to all who call upon HIM , at every one that saith unto HIM in loyalty . IA does the will of those who fear Him , listen to their cry and saves them . The Lord keeps all who love HIM , but all the wicked will be destroyed HIS . My mouth utter the praises of the Lord , and let all creatures praise His holy name for ever and ever . " Psalm 145 : 13-21
Do , then we will enjoy the abundant life in Christ . Torah still exist , there remains a problem even in the self , but the Lord Jesus has done for us , AMEN .

Bless the LORD JESUS ​​.

TUHAN YESUS KRISTUS, Juruselamat Penebus, Jawaban


 
Roma 7 : 24 - 26 — “ Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada ALLAH! oleh YESUS KRISTUS, TUHAN kita. Jadi dengan akal budiku aku melayani hukum ALLAH, tetapi dengan tubuh insaniku aku melayani hukum dosa.”

Inilah kesimpulan yang diberikan ROH KUDUS kepada Paulus mengenai permasalahan dalam pribadinya sebagai pengikut KRISTUS yang hendak dibagikan kepada jemaat di Roma waktu itu, dan juga kepada kita semua yang ada sekarang ini.

Hal ini menimbulkan 2 pertanyaan :
• Pernahkah kita melihat orang lain (tokoh-tokoh agama atau orang yang mungkin kita anggap lebih rohani) melakukan sesuatu yang negatif sehingga membuat kita bertanya-tanya “mengapa hamba TUHAN atau anak TUHAN bisa berbuat begitu? kok bisa ya?”
• Pernahkah kita bertanya pada diri pribadi, “saya sebagai orang Kristen, mengapa hidupku begini-begini saja, tidak dewasa, tidak sampai kepada kebenaran?”

Kedua pertanyaan ini menunjukkan ada yang tidak beres/masalah dalam kehidupan orang Kristen. Kita manusia belum sempurna tetapi sedang dibawa menuju kesempurnaan. TUHAN tahu akan ada permasalahan semacam ini sehingga ROH KUDUS menuntun Paulus untuk menuliskan bagian ini sebagai upaya dalam mencari solusinya.

Roma 7 : 24 – Paulus sadar ada yang salah, ada masalah. Yang berbahaya adalah apabila manusia merasa tidak ada yang salah. Cepatlah sadar sebelum terlambat dan terima kalau ini adalah masalah sehingga Firman TUHAN akan memimpin dan hati nurani kita akan berbicara.

Roma 7 ini berbicara kemerdekaan dari hukum Torat. Paulus tahu Torat bahwa Torat itu kudus, rohani, baik, tidak ada cacat karena sumbernya dari ALLAH. Torat didatangkan Musa tetapi kasih karunia didatangkan oleh TUHAN YESUS KRISTUS. Torat tidak akan pernah lenyap, tetapi kita ada di bawah YESUS KRISTUS Sang penggenap Torat.

Semua orang tidak mampu melakukan hukum Torat dan yang tidak melakukannya akan mendapat kutuk. Tetapi ALLAH tidak pernah salah ketika memberi Torat. ALLAH memberi Torat kepada orang Israel supaya manusia menyadari bahwa kita bukan apa-apa. Manusia sering merasa hebat, penuh kesombongan padahal habis karena hukum Torat.

Paulus mencoba menggenapi hukum Torat tetapi tidak bisa dan satu hal yang dia tahu, Torat tidak bisa memberikan kehidupan, tidak bisa membebaskan dari kuasa dosa, kuasa maut, kedagingan. Torat tidak bisa menghantar kita ke sorga, Torat hanya membimbing kita untuk menyadari siapa diri kita, manusia biasa yang tidak bisa apa-apa. Kita tahu yang baik, tetapi yang jahat yang kita lakukan dan kita lakukan terus. Yang melakukannya adalah dosa di dalam kita karena dalam tubuh manusia ada kekuatan daging.

Bagaimana solusi atau jalan keluarnya ? Roma 7 : 25 – YESUS KRISTUS TUHAN kita adalah jawaban dari permasalahan ini. Ketika kita menyadari ada yang salah, tidak beres, jalan keluarnya adalah dengan berseru, panggil YESUS, minta TUHAN YESUS untuk menolong kita. Roma 10 : 13 — “ Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN, akan diselamatkan."

“Kerajaan-MU ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-MU tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-NYA dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-NYA. TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk. Mata sekalian orang menantikan ENGKAU, dan ENGKAU pun memberi mereka makanan pada waktunya; ENGKAUyang membuka tangan-MU dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup. TUHAN itu adil dalam segala jalan-NYA dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-NYA. TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-NYA, pada setiap orang yang berseru kepada-NYA dalam kesetiaan. IA melakukan kehendak orang-orang yang takut akan DIA, mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka. TUHAN menjaga semua orang yang mengasihi-NYA, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-NYA. Mulutku mengucapkan puji-pujian kepada TUHAN dan biarlah segala makhluk memuji nama-NYA yang kudus untuk seterusnya dan selamanya." Mazmur 145 : 13 - 21

Lakukan, maka kita akan menikmati hidup berkelimpahan di dalam KRISTUS. Taurat tetap ada, bahkan masalah tetap ada dalam diri, namun TUHAN YESUS sudah menyelesaikannya bagi kita, AMIN.


TUHAN YESUS Memberkati.